Senin, 18 Juni 2012

Perubahan Sosial Budaya

Dampak Perubahan Sosial Budaya Akibat Modernisasi


. Dampak Perubahan Sosial Budaya Akibat Modernisasi ;
 1) Kesenjangan Sosial
  Kesenjangan Sosial yg terjadi dalam masyarakat dikibatkan oleh adanya system
  monopoli dan persaingan bebas yang ada. Dalam persaingan bebas, hanya pihak
  -pihak yg mempunyai modal yg banyak dan kuatlah yang menjadi pemenang per-
 saingan, sehingga mereka akan semakin kaya dan yg miskin semakin tergilas.
Secara umum,kesenjangan sosial yg bisa dirasakan langsung oleh masyarakat a-
 kibat adanya  Modernisasi, adalah :
a)     Munculnya kelompok-kelompok sosial tertentu dalam masyarakat
b)    Adanya perbedaan kelas sosial
c)     Terjadi berbagai macam masalah sosial dalam keluarga maupun masyarakat
d)    Tidak mudah untuk menghindari adanya proses perubahan sosial dalam masyarakat.
2)Kesenjangan Ekonomi
 Dapat dilihat dari  hal-hal berikut :
1)    Adanya dinding pemisah antara orang kaya dengan orang miskin. Orang kaya mampu membeli apa saja yg mereka inginkan,sedangkan otang miskin dengan keterbatasan ekonominya terkadang tidak mampu  membeli apa yg mereka inginkan. Hal tersebut  mengkibatkan sebagian orang kaya kadang-kadang membeda-bedakan kedudukan antar dirinya dengan orang miskin saat menjalani hubungan dalam pergaulan sehari-hari.
2)    Budaya konsumerismeKonsumerisme dapat diartikan sebagai suatu sifat seseorang/sekelompok masyarakat yg selalu ingin serba memiliki barang walaupun barang yg mereka inginkan terkadang tidak penting dan harganya mahal sehingga hanya akan menghambur-hamburkan uang saja.


Budaya Konsumerisme ini kadang-kadang juga diikutioleh orang-orang yg berkemampuan ekonomi rendah, sehingga mereka akan menggunakan segala macam cara untuk mendapatkan segala  yg mereka inginkan.
3)    Suatu kelompok masyarakat yg berhasil akan usaha dibidangnya akan menjadi kaya mendadak dan sering  disebut orang kaya baru oleh masyarakat sekutar.
4)    Terpenuhinya kebutuhan ekonomi oleh sebagian orang, terkadang menyebabkan sebagian orang tersebut akan menunjukkan kekayaan yg mere-ka miliki kepada orang lain, baik secara langsung atau tidak langsung.

3) Pencemaran Lingkungan
 Dengan adanya penemuan alat dan mesin yg canggih akan menimbuikan dampak pencemaran lingkungan alam sekitar.
4)Kriminalitas
  Kriminaltas yg ada dimasyarakat diakibatkan oleh kondisi dan proses sosial yg ada sehingga akan mengakibatkan suatu perilaku sosial oleh masyarakat Tingkat kejahatan yg ada dalam mayarakat mempunyai hubungan dengan kondisi dan proses sosial.  Sebagian masyarakat yg tidak mampu menyesuaikan diri terhadap proses perubahan yg terjadi, memiliki kecenderungan untuk berperilaku menyimpang adri norma yg berlaku. Pada masyarakat modern dimana persingan hidup semakin ketat, tekanan ekonomi dan tekanan budaya yg begitu mendesak menyebabkan sebagian orang putus asa dan mengambil jalan pintas dengan melakukan tindak kriminal.
Dalam studi Sosiologi, perilaku kejahatan dikualifikasikan sebagi perilaku menyimpang. Secara umum terdapat beberapa bentuk kriminalitas sbb :
a)    Blue Collar Crime
Kejahatan  Kerah Biru, pada umumnya pelakunya berasal dari keluarga dengan keadaan ekonomi lemah, kurang pandai akibat kurangnya gizi.


b)    White Collar Crime
Kejahat Kerah Putih, dimana pelakunya adalah para penguasa atau pengusaha didalam menjalnkan peran sosialnya. Contoh White Collar CrimeKorupsi. Ada beberapa macam korupsi, yaitu :
1)    Korupsi Ekstorsif;  dimana seorang pengusaha memberikan suap kepada penguasa politik agar mendapatkan perlindungan atas kepentingan-kepentingan ekonominya.
2)    Korupsi Manipulatif; suatu bentuk korupsi yg dilakukan seorang pengusaha dengan menjalankan usaha kotor untuk mendapatkan kebijakan, aturan, ataupun keputusan yg mendatangkan keuntungan ekonomi bagi dirinya.
3)    Korupsi Nepotetik:  adalah perlakuan istimewa yg dilakukan oleh pengusaha kepada sanak saudara atau kaum kerabatnya dalam rekruitmen ataupun pembagian aktivitas/pryek yg mendatangkan keuntungan sosial, ekonomi maupun politik.
4)    Korupsi Subversif: adalah pencurian kekayaan Negara yg dilakukan oleh para penguasa atau pengusaha yg dapat menrusak kehidupan perekonomian bangsa.
c)     Nepotisme dan Kronisme
Nepotisme, berasal dari kata  nepos (Latin) yg berate keturunan dan  ismos yg artinya prose, tindakan atau praktek. Nepotisme diartikan sebagai proses, tindakan  atau praktek perlakuan istimewa terhadap seseorang/kelompok orang didalam suatu rekruitmen. Jadi kejahatan dalam bentuk Neporisme adalah berupa pengisian jabatan pada organisasi atau dalam memperoleh sumber-sumber ekonomi yg semata-mata didasarkan kepada hubungan kekerabatan/kekeluargaan, bukan berdasarkan prestasi/kemampuan.
5)    Kenakalan Remaja (Juvenile Delinquency)
Kenakalan Remaja diartikan sebagai kelainan tingkah laku para remaja yg bersifat antisocial sehingga melanggar norma agam , sosial dan ketentuan hukum yg berlaku di masyarakat





7.Dampak Perubahan Sosial Budaya sebagai akibat Globalisasi

A) Pengertian  Globalisasi
 Globalisasi berasal dari kata globe yg berarti bola bumi, bulatan, yaitu peta bumi yg berbentuk bulat seperti bumi. Dari kata globe menjadi global yg berarti keseluruhan yg bersangkut paut atau meliputi seluruh dunia. Jadi globalisasi adalah proses tatanan masyarakat yg mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.
Selo Soemardjan mengartikan globalisasi sebagai terbetuknya system organisasi dan komunikasi antarmasyarakat diseluruh dunia untuk mengikuti system dan kaedah-kaedah yg sama secara cepat terutama di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan komunikasi.

B) Proses Globalisasi
 1) Melalui  Media Massa
    Baik elektronik maupun cetak, merupakan saluran globalisasi yg paling penting.
 2) Melalui Sektor Pariwisata
  Baik pariwisata nasional maupun internasional, akan memperkenalkan berbagai kebudayaan yg ada di setiap Negara.
 3) Melalui Migrasi Internasional
 Melalui migrasi internasional, seseorang yg melakukan migrasi akan tahu dengan sendirinya perkembangan apa saja yg telah dialami oleh Negara baru yg ia tempati.












C) Dampak Globalisasi
1) Gegar Budaya  (Cultural Shock)
 Yaitu suatu kondisi ketika terjadi goncangan jiwa atau mental seseorang atau sekelompok orang akibat belum adanya kesanggupan atau kesiapan untuk menerima unsure-unsur kebudayaan asing yg berbeda jauh dengan kebudayaannya sendiri dan datang secara tiba-tiba.



2)Kesenjangan Kebudayaan (Cultural Lag)
 Pada masyarakat yg sedang mengalami perubahan, tidak selamanya unsure-unsur kemasyarakatan dan kebudayan dapat mengalami peruibahan yg sama cepatnya. Ada yg mengalami perubahan cepat, ada pula yg perubahannya lambat Disini terjadi kesenjangan. Biasanya kebudayaan material berubah lebih cepat daripada budaya immaterial. Proses perubahan yg tidak seimbang ini bisa menimbulkan krisis, ketegngan, konflik dan lain-lain.

3)Memperkaya unsur-unsur Kebudayaan Indonesia
Pengaruh globalisasi akan memperkaya unsur2 kebudayaan Indonesia, terutama yg diserap dari kebudayaan asing yg baik dan lebih maju.
http://cafe-sosio.blogspot.com/2012/02/dampak-perubahan-sos

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar